tugas lkmmtd day 2

 nama: galang sri wijaya

kelompok: 17 PLANTARIS

nim: 1130025150

MANAJEMEN WAKTU

Masalah

Saya Adalah seorang mahasiswa semeseter 1. Saya selalu ingin mencoba hal baru seperti ikut kegiatan organisasi di kampus. Pada awalnya saya nyantai melakukan hal tersebut, tetapi lama kelamaan saya merasa berat terutama dengan banyaknya tugas kuliah. Saya merasa susah untuk memanajemen waktu. Masalah ini mulai saya rasakan Ketika saya pulang kuliah yang sangat sore, dan sampai rumah pun saya merasa badannya saya terlalu cape dan lemas. Saya sadar bahwa saya harus berubah jika ingin Kembali menjalani kehidupan yang seimbang. Saya menyadarai bahwa ssaya buka tidak mampu, tapi karena saya tidak mengatur waktu dengan baik dan mengambil beban yang terlalu banyak. Contoh kegiatan yang saya lakukan pada waktu tersebut yaitu ukm padus, mengikuti kegiatan halium, dan jadwal kampus setiap hari. Malam itu saat dikamar saya sempat murung, saya menyadari bahwa saya sudah terlalu memaksakan diri dan tidak memikirkan keadaan diri saya sendiri. Saya berusaha melakukan banyak hal sehingga saya memforsir diri saya sendiri. Awalnya saya masih mampu mengatur segala aktivitas tersebut, saya merasa bangga setiap kali berhasil menyelesaikan tanggung jawab organisasi sambil berjuang untuk mendapatkan nilai bagus. Malam hari Adalah saat yang paling melelahkan, Ketika orang lain berisirahat saya masih sibuk dengan tugas seperti makalah dll. Selain itu saya harus juga mengerjakan tugas tugas lainnya, tidak jarang saya ketiduran sambil duduk, hingga saat bangun badan saya terasa remuk. Gara gara hal tersebut pola makan saya tidak teratur sehingga saya mengalamii masalah pencernaan, mulai dari dmual , muntah, perut terasa nyeri hingga pusing. Untuk pertama kalinya, saya menyadari bahwa saya telah menyakiti dirinya sendiri dengan ambisi yang berlebihan. Dalam perjalanan pulang, saya memikirkan kembali semua keputusan yang ia ambil. Ia ingat bagaimana dulu ia begitu bahagia mengikuti kegiatan kampus, namun kini saya bahkan tidak merasa gembira melakukan hal-hal yang dulu saya suka. Saya menyadari bahwa hidupnya telah dikuasai oleh tuntutan dan ekspektasi—yang sebagian besar berasal dari dirinya sendiri. Seminggu berlalu, lalu dua minggu. Kondisi saya semakin memburuk. Saya mulai melewatkan kelas tertentu karena terlalu lelah bangun pagi. saya tidak lagi mengerjakan tugas dengan rapi seperti dulu.. Performa akademiknya menurun drastis. Ketika dosen memanggilnya untuk menanyakan tugas yang tidak dikumpulkan, saya hanya bisa menunduk dan berkata bahwa saya“sedang banyak kegiatan”. Dosen itu hanya menggeleng pelan, tampak kecewa. Setiap pagi, saya bangun dengan mata yang berat dan kepala pusing akibat kurang tidur. Meski tubuh memohon untuk istirahat, saya memaksakan diri bangun, mandi dengan cepat, lalu berangkat ke kampus. Di kelas, saya sering tidak fokus. Ada kalanya saya menatap layar laptop tetapi pikirannya melayang memikirkan rapat malam nanti. Teman-temannya menyadari bahwa saya, yang biasanya suka bercanda dan aktif berdiskusi, kini lebih banyak diam. Saya berjanji akan berubah untuk menjadu lebih baik agar masa depan, mental, dan diri saya tetap terarah dan cerah.

 

Identifikasi penyebab masalah

1.     Mengambil kegiatan terlalu banyak

Saya terlalu bersemangta mengikuti berbagai kegiatan tanpa mempertimbangkan batas kemampuan. Akhirnya, waktu dan energi say habis untuk sebuah organusasi.

2.     Tidak menetapkan prioritas harian

Saya sering mengerjakan banyak hal sekaligus tanpa memetakan mana yang penting dan mendesak. Akibatnya, saya kewalahann dan tugas tugas penting menjadi terbengekalai.

3.     Kufrangnya istirahat dan perawatan diri

Begadang, tidur terlalu malam membuat tubuh saya tidak memiliki waktu cukup untuk pulih. Hal ini bisa menurunksan konsentrasi dan memengaruhi emosi saya.

 

3 cara mengatasi hal tersebut

1.     Membuat jadwal harian dan menentukan prioritas

Saya perlu membuat jadwal daftar kegiatan harian dengan skala prioritas. Manfaatnya, dapat membantu timgkat focus saya, mengurangi stress karena jadwal lebih terstrukutr dan meningkatkan produktivitas.

2.     Mengurangi beban kegiatan di organisasi

Saya tidak harus mengerjakan semua tugas itu sendiri dan dapat mendelegasikan tugas kepada angggota kelompok. Dengan begitu saya dapat Kembali beristirahat dengan cukup.

Manfaatnya yaitu beban mental berkurang, kualitas pekerjaan meningkat, dan keseimbangan hidup terjaga

3.     Mengatur waktu dan Kesehatan mental

Saya juga perluu tidur yang cukup dan meluangkan waktu untuk berolahraga. Karena menurut saya, mental yang sehat membuat proses belajar dan bekerja menjadi lebih efektif serta berfungsi agar pikiran lebih segar, emosi lebih stabil, focus meningkat selama kuliah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume pkkmb day 2

resume pkkmb(one day one artikel)